Bukan Pogba, Ini Pemain Jagoan Pelatih Prancis di Piala Dunia 2018

Bukan Pogba, Ini Pemain Jagoan Pelatih Prancis di Piala Dunia 2018

Dalam hitungan bulan, tim nasional Prancis akan tampil di Piala Dunia 2018. Bersama 31 kontestan lainnya mereka akan bersaing selama satu bulan sejak Juni hingga Juli 2018 di Rusia. Tim nasional Prancis akan berangkat ke Rusia dengan penuh percaya diri.

Selain memiliki banyak pemain andalan, pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps meyakini beberapa pemainnya akan bersinar di Rusia nanti. Salah satu pemain yang diprediksi bakal mencuri perhatian adalah Moussa Sissoko. Menurut Deschamps, pemain yang kini memperkuat lini tengah Tottenham Hotspur itu telah menunjukkan pesonanya di level domestik dan beberapa pertandingan internasional.

“Anda harus lihat sendiri kualitas Sissoko nanti. Namun jangan bandingkan dia dengan Kylian Mbappe atau Kingsley Coman karena Sissoko punya kemampuan berbeda,” beber Deschamps.

Di lini tengah Prancis memiliki banyak alternatif. Selain Sissoko masih ada sederet nama beken seperti Thomas Lemar, N’Golo Kante hingga pemain andalan Manchester United, Paul Pogba. Berbeda dengan para pemain lainnya, Deschamps menyukai gaya bermain pemain berusia 28 tahun itu.

“Saya sangat suka gaya bermainnya. Dia bukan anak emas saya namun dia tipikal pejuang di lapangan,” lanjutnya.

Berbeda dengan pemain sekelas Pogba, Sissoko berangkat dari klub-klub minor. Sebelum bergabung dengan Tottenham, ia pernah memperkuat klub Prancis, Toulose dan klub Inggris lainnya, Newcastle United. Di kedua klub tersebut ia selalu menjadi pilihan utama di lini tengah.

Hal lain yang disukai dari Sissoko, lanjut Deschamps, adalah semangat pantang menyerah. Menurut mantan pemain tim nasional Prancis, anak asuhnya itu tak pernah mengeluh bila mendapat menit bermain sedikit.

“Dia bekerja keras hingga sekarang membela Tottenham Sissoko tak pernah mengeluh meski hanya bermain dua menit, 10 menit, 20 menit, atau menjadi starter,” lanjut Deschamps.

Tak heran Sissoko menjadi pemain yang disenangi rekan-rekannya. Perilakunya di dalam dan luar lapangan membuatnya menjadi idola bagi rekan-rekannya sekaligus ditakuti para lawan.

“Sissoko merupakan idola teman-temannya dan ditakuti oleh musuh. Dia salah satu pemain favorit saya,” pungkasnya.

Di putaran final Piala Dunia 2018, Prancis tergabung di Grup C bersama Australia, Denmark dan Peru. Dibandingkan tim-tim lain, Les Blues dijagokan untuk melangkah ke babak selanjutnya. Tidak hanya itu armada Deschamps pun difavortikan menjadi juara Piala Dunia 2018.

Pada pertandingan pertama Prancis akan menghadapi Australia pada 16 Juni 2018 di Kazan. Di laga kedua giliran Peru yang menantang Pogba dan kawan-kawan. Pertandingan ini akan dihelat pada 21 Juni 2018 di Yekaterinburg, sebelum memungkasi fase grup menghadapi Denmark pada 26 Juni 2018 di Moskwa Luzhniki.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *