City Juara Liga Inggris, Guardiola: Sulit Terulang Musim Depan

City Juara Liga Inggris, Guardiola: Sulit Terulang Musim Depan

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengatakan prestasi yang ditorehkan timnya musim ini sulit terulang musim depan. The Citizen baru saja memastikan gelar juara Liga Primer Inggris meski masih menyisahkan lima pertandingan lagi.

“Kadang anda harus membuat rekor-rekor di Liga Inggris agar mampu merasa sebagai tim yang bagus dan itu memang target kami musim ini. Tentu saja hal ini sulit terulang lagi musim depan, bahkan tidak akan mungkin,” ungkap Guardiola.

Di pertandingan pekan ke-34, Manchester City berhasil memetik kemenangan 3-1 atas Tottenham Hotspur di Stadion Wembley. Tambahan tiga poin membuat perolehan poin City menjadi 87. Gelar juara City pun dipastikan setelah rival terdekat, Manchester United gagal meraih kemenangan saat menghadapi West Bromwich Albion. Alih-alih meraih poin Setan Merah malah dipermalukan lawannya satu gol tanpa balas. Gagal mendulang poin membuat United kini tertinggal 16 poin. Sekalipun mampu meraih poin maksimal dalam lima pertandingan mustahil bagi United menyamai perolehan City.

Tidak hanya mengklaim gelar Liga Primer Inggris, performa City pun mentereng. Klub yang bermarkas di Stadion Etihad itu hanya kalah dua kali dan berhasil mencetak total 93 gol. Guardiola yang pernah melatih Barcelona dan Bayern Muenchen pun berharap performa impresif tersebut bisa berulang lagi musim depan meski tidak mudah.

“Semua pemain, staf, dan orang-orang percaya bahwa Manchester City adalah klub yang hebat. Musim depan semoga akan sama baiknya,” sambungnya.

Pada kesempatan berbeda, Guardiola mengatakan dirinya sudah memprediksi City bakal menjadi kampiun Liga Primer Inggris musim ini sejak akhir tahun lalu. Tepatnya setelah timnya meraih kemenangan satu gol tanpa balas atas juara bertahan Chelsea pada 30 September lalu. Saat itu Kevin De Bruyne menjadi pahlawan kemenangan berkat gol semata wayang yang membuat posisi City aman di puncak klasemen.

“Kemenangan di Stamford Bridge itu memberikan kami kepercayaan diri bahwa kami bisa melakukannya [menjadi juara]. Karena di musim lalu, kami tampil buruk melawan rival langsung,” tandas Guardiola.

Sejak itu performa City terus mengalami peningkatan. Selama tujuh bulan City mampu menjaga posisi di peringkat teratas. Hal ini menunjukkan konsistensi City menjaga performanya.

“Tetapi secara keseluruhan, kami bermain sangat stabil di musim ini. Performa individu pemain juga oke. Sergio Aguero misalnya adalah pemain genius, dia sudah berusia 30-an tahun. Namun ada pemain lain yang masih berusia 20 atau 21 tahun. Jadi kami bisa memenangi titel ini dengan skuat yang relatif muda,” pungkas pelatih asal Spanyol tersebut.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *