Debut Pahit, Pelatih Baru Italia; Kami Berada di Jalur yang Tepat

Debut Pahit, Pelatih Baru Italia; Kami Berada di Jalur yang Tepat

Pelatih baru tim nasional Italia, Luigi Di Biagio menjalani debut pahit saat memimpin timnya menghadapi Argentina di Stadion Etihad, Manchester, Jumat (23/03/2018) attau Sabtu dini hari WIB. Gli Azzurri menyerah dua gol tanpa balas di pertandingan tersebut. Dua gol Argentina masing-masing dicetak oleh Ever Banega dan Manuel Lanzini di menit ke-75 dan 85.

Meski kalah, Di Biagio menilai timnya sudah bermain baik. Gianluigi Buffon dan kawan-kawan sudah berada di jalur yang tepat. Ia pun akan terus bekerja dengan para pemain yang ada dan formasi yang dipakai saat ini.

“Kami harus melanjutkan proyek dengan individual-individual ini dan sistem ini. Kami berusaha untuk bergerak dari belakang dan menekan pemain, tapi kami tak mampu melakukannya di paruh pertama karena kami menghadapi tim yang fantastis,” beber Biagio.

Dengan formasi 4-3-3, Di Biagio memberi kepercayaan kepada Lorenzo Insigne, Ciro Immobile dan Federico Chiesa di lini serang. Selanjutnya Immobile digantikan oleh Patrick Cutrone, sementara Chiese memberi tempat kepada Antonio Candreva sejak menit ke-61.

Di lini tengah ada Marco Verratti, Marco Parolo, dan Jorginho. Selain itu Di Biagio memberi kesempatan kepada Bryan Cristante, Lorenzo Pellegrini dan Andrea Belotti. Di barisan pertahanan ada Leonardo Bonucci, Matta De Sciglio, Daniele Rugani, dan Alessandro Florezi. Pemain yang disebutkan terakhir itu bergantian dengan Davide Zappacosta. Di bawah mistar gawang posisi kapten tim, Gianluigi Buffon belum tergantikan.

Menurut Di Biagio dengan komposisi seperti itu timnya mampu mengimbangi permainan Argentina. Di babak kedua, ia menilai timnya bisa mencetak gol dan memimpin. Kebobolan dua gol di babak kedua sungguh ia sesali.

“Saya melihat babak kedua yang bagus, dengan 30 menit di mana kami seharusnya bisa unggul. Kami kebobolan dua gol, ini mengecewakan,” lanjutnya.

Di babak pertama Argentina mampu memberikan tekanan kepada Italia. Memasuki babak kedua giliran Italia yang mengambil inisiatif serangan. Beberapa peluang emas diperoleh di antaranya melalui sepakan jarak dekat Ciro Immobile di menit ke-60 dan Lorenzo Insigne delapan bemit kemudian. Willy Caballero yang mengawal gawang Argentina tampil meyakinkan dengan menggagalkan sederet peluang emas tersebut.

Meski uji coba kali ini berakhir negative, Di Biagio tidak patah arang. Ia optimis dengan masa depan timnas Italia yang saat ini sedang mendapat sorotan karena gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.

“Tetapi ini adalah proyek yang sedang berjalan dan butuh kesabaran dan menunjukkan perkembangan. Kami berada di jalur yang tepat,” pungkas eks pelatih Italia U-21 tersebut.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *