Gagal Antar Persebaya ke Final Piala Gubernur Kaltim, Vera: Kami Kalah karena Kesalahan Sendiri

Gagal Antar Persebaya ke Final Piala Gubernur Kaltim, Vera: Kami Kalah karena Kesalahan Sendiri

Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera mengakui kekalahan timnya atas Arema FC di babak semi final Piala Gubernur Kaltim 2018. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Palaran, Samarinda, Jumat (02/03/2018) malam WIB itu, Persebaya menyerah dua gol tanpa balas.

Menurut Vera timnya kalah karena kesalahan sendiri. Kesalahan itu terlihat dari gol pertama yang diciptakan Thiago Furtuoso¬†di menit ke-65. “Pertandingan yang sulit. Keseimbangan tidak berjalan baik. Kami kalah karena kesalahan sendiri, terutama gol pertama. Arema bermain lebih bagus dan lebih dewasa,” beber pelatih asal Argentina tersebut.

 Sementara itu Rendi Irwan meminta maaf kepada para pendukungnya lantaran tidak dapat membawa timnya ke partai pamungkas. Menurut sang geladang, timnya akan menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran untuk kompetisi yang akan datang terutama Liga 1 yang akan bergulir beberapa pekan ke depan.

“Mohon maaf kepada bonek karena tidak bisa kasih hasil bagus. Ini jadi pelajaran buat tim,” beber Rendi yang juga membawa timnya ke partai final Piala Presiden beberapa pekan lalu.

Pahlawan kemenangan Arema di pertandingan ini adalah Thiago Furtuoso dan Hanif Sjahbandi. Furtuoso mencetak gol di menit ke-66, sementara Hanif memastikan kemenangan timnya enam menit sebelum waktu normal berakhir.

Persebaya patut menyesali kekalahan ini. Pasalnya tim yang dibesut Alfredo Vera menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola Persebaya mencapai 59 persen. Namun demikian Persebaya, begitu juga Arema tak mampu mengukir peluang berbahaya sepanjang babak pertama.

Di babak kedua giliran Arema yang mengendalikan permainan. Thiago Furtuoso dan kawan-kawan beberapa kali mengancam gawang Persebaya yang dikawal Dimas Galih. Dua peluang emas yang diperoleh akhirnya berbuah gol. Gol pertama terjadi berkat kecermatan Thiago Furtuoso memanfaatkan asist rekan setimnya.

Berbeda dengan Persebaya, kubu Arema pun bergembira atas hasil positif ini. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Joko Susilo, timnya sebenarnya sempat tertekan dan kalah stamina. Namun Hendro Siswanto dan kawan-kawan berhasil memanfaatkan peluang terutama di babak kedua.

“Saya bersyukur dengan hasil ini, anak-anak bermain dengan hati. Dari stamina kami jelas kalah, karena Persebaya dalam laga sebelumnya banyak menyimpan pemain inti,” beber pelatih yang karib disapa Gethuk tersebut.

Selanjutnya di babak final, Arema akan menantang Sriwijaya FC yang menyingkirkan Borneo FC melalui drama adu penalti dengan skor akhir 8-7 (3-3). Pertandingan pamungkas dijadwalkan pada Minggu, 4 Maret 2018 bertempat di Stadion Palaran, Samarinda. Bila tidak segera membenahi stamina, Arema bakal kerepotan meladeni permainan cepat para pemain Sriwijaya. Meski begitu Arema bisa memanfaatkan keunggulan waktu istirahat mengingat Sriwijaya harus melewatkan pertandingan yang melelahkan di babak semi final.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *