Neymar Sebut Uji Coba Kontra Austria Mirip Pertandingan UFC

Neymar Junior melontarkan kritikan terkait pertandingan uji coba menghadapi Austria di Stadion Ernst Happel, Vienna, Minggu (10/06/18). Menurutnya pertandingan tersebut tak ubahnya laga tarung bebas atau UFC. Hal ini didasarkan pada kasarnya permainan tuan rumah.

Terhitung pemain termahal di dunia itu delapan kali dilanggar para pemain Austria. Tak pelak mantan pemain Barcelona mengeluhkan hal tersebut. Apalagi saat ini timnya sedang dalam kondisi siap tempur jelang Piala Dunia 2018. Namun demikian ia bersyukur tidak ada pemain yang mengalami cedera di pertandingan tersebut.

“Kami sudah dalam kondisi siap menghadapi UFC hari ini, tapi itu baik. Semua pemain mengakhiri laga tanpa luka,” beber Neymar.

Sebagaimana diketahui Neymar mencetak satu dari tiga gol Selecao. Pemain termahal di dunia itu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-63. Sementara dua gol lainnya disumbangkan oleh Gabriel Jesus di menit ke-36 dan Philippe Coutinho di menit ke-69. Tambahan satu gol itu melengkapi koleksi gelar Neymar menjadi 55 gol sepanjang kariernya bersama Timnas Brasil. Jumlah gol tersebut sama dengan koleksi gol salah satu pemain legendaris Brasil, Romario.

Gol tersebut menandakan Neymar sudah kembali mendapatkan performa terbaik usai menjalani pemulihan cedera kaki. Bahkan pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu juga mencetak satu gol di laga uji coba sebelumnya saat mereka membungkam Kroasia dua gol tanpa balas pada Minggu, 3 Juni 2018 lalu.

Dengan amunisi terbaik, Brasil menunjukkan dominasinya. Penguasaan bola Brasil mencapai 65 persen. Dari segi peluang Brasil memiliki 14 kesempatan dengan 10 di antaranya mengenai sasaran. Meski begitu Brasil butuh 36 menit untuk mencetak gol pertama. Berawal dari bola muntah hasil sepakan keras Marcelo dari luar kotak penalti, Jesus melepaskan sepakan melengkung dari dalam kotak penalti. Heinz Lindner yang berada di bawah mistar gawang tuan rumah tak bisa berbuat banyak menghalangi sepakan pemain Manchester City itu masuk ke gawangnya.

Gol kedua Brasil berawal dari umpan lambung Willian. Neymar dengan tenang mengontrol bola dengan paha. Alih-alih memberi umpan kepada rekannya di kotak penalti, mantan pemain Barcelona itu langsung mengecoh salah satu pemain belakang sebelum memperdaya Heinz Lindner.

Enam menit kemudian giliran Coutinho mencatatkan namanya di papan skor. Sepakan keras pemain Barcelona itu tak bisa digagalkan Heinz Lindner. Hingga wasit meniup peluit panjang tak ada lagi tambahan gol.

Neymar melanjutkan, dirinya akan terus berusaha menampilkan permainan terbaik bersama Brasil. Terlebih ia memiliki target tinggi di Piala Dunia 2018 yakni mengantar negaranya menjadi juara. Karena itu Neymar berprinsip akan terus menaruh harapan pada mimpinya.

“Anda harus selalu percaya pada mimpi yang anda miliki,” lanjut Neymar. “Anda bisa bicara, Anda seorang Brasil dan anda bisa bermimpi. Kami bermimpi lebih dan lebih. Mimpi adalah sesuatu yang tak dilarang,” sambungnya.

Neymar ingin menebus kegagalan di Piala Dunia 2014 lalu. Meski bertindak sebagai tuan rumah negaranya kandas di babak semi final. Mereka dipermalukan sang juara dengan skor telak 1-7. Saat itu Neymar tak bisa memperkuat negaranya karena mengalami cedera yang dialami di pertandingan perempat final.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *