Yannick Carrasco Baru Saja Meninggalkan Atletico

Yannick Carrasco Baru Saja Meninggalkan Atletico

Yannick Carrasco baru saja meninggalkan Atletico Madrid untuk melanjutkan petualannya di sepak bola China. Pemain berusia 24 tahun itu baru saja bergabung dengan klub Liga Super China, Dalian Yifeng. Ia diboyong ke China dengan mahar sebesar 30 juta euroa.

Di masa kepelatihan Diego Simeone, pemain asal Belgia itu kurang mendapat jam terbang. Sepanjang musim ini ia baru tampil sebanyak 17 kali dan berkontribusi dengan tiga gol. Selain itu kepindahan Carrasco diperkuat oleh buruknya hubungan dengan sang pelatih.

Kepindahan Carrasco sempat memantik kecemasan bahwa pemain tersebut bakal kehilangan tempat di tim nasional Belgia. Saat ini para pelatih tim nasional sedang memantau para pemain untuk Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung dalam hitungan bulan di Rusia, Juni hingga Juli nanti.

Meski tak lagi tampil di sepak bola Eropa, Carrasco tetap optimis peluangnya tampil di event akbar empat tahunan tersebut. Menurutnya meninggalkan Eropa tidak berarti ia akan kehilangan peluang tampil di Piala Dunia 2018 nanti.

“Menjauh dari Eropa bukan berarti saya ingin menghilangkan ambisi untuk tampil di Piala Dunia,” bebernya.

Lebih lanjut Carrasco mengatakan dirinya siap bekerja keras untuk menjaga performa dan meningkatkan penampilannya. Ia akan membuktikan kepada pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez bahwa dirinya layak dibawa ke Rusia pada Juni nanti.

“Saya akan berusaha sekeras mungkin untuk memberi bukti kepada pelatih Belgia bahwa saya siap tampil di Piala Dunia Rusia musim panas nanti,” lanjutnya.

Carrasco bukan orang baru di timnas Belgia. Ia telah mengemas 22 caps bersama tim berjuluk The Red Devils. Bahkan sejak 2016 lalu ia tercatat sebagai salah satu pilihan utama di lini depan Belgia. Sejauh ini ia telah berkontribusi lima gol bagi negaranya.

“Bersama Hulk, Lavezzi, Capello, dan tentunya teman saya Witsel, saya akan berkontribusi pada perkembangan sepakbola di negara yang begitu fanatik akan sepakbola,” pungkasnya.

Selain Carrasco, sejumlah pemain lain yang harus berjuang keras untuk masuk timnas adalah Radja Nainggolan. Pemain AS Roma ini dikabarkan terancam kehilangan kesempatan tampil di event akbar tersebut, meski performanya di level klub sangat meyakinkan.

Meski begitu pemain berdarah Indonesia ini tetap yakin masih ada kesempatan baginya untuk menunjukkan diri kepada pelatih timnas.

“Saya pikir, berdasarkan prestasi dalam beberapa tahun terakhir, saya pantas menjadi bagian dari timnas Belgia.Saya bisa menempatkan diri di antara dua gelandang tengah dalam skema 3-4-2-1. Itu adalah posisi terbaik saya. Namun, yang paling penting adalah mendapatkan panggilan ke Piala Dunia dan saya sudah absen dalam beberapa laga terakhir,” ungkap Nainggolan.

Di putaran final Piala Dunia nanti Belgia tergabung di Grup G bersama Panama, Tunisia dan Inggris. Pertandingan pertama Belgia akan menghadapi Panama pada 18 Juni 2018 di Sochi.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *